Penggolongan Obat ^^

PENGGOLONGAN OBAT

 

Penggolongan Obat Menurut Undang-Undang

Maksud dan tujuan Penggolongan obat ini adalah :

Untuk meningkatkan keamanan dan ketepatan penggunaan serta

pengamanan distribusi obat

Penggolongan obatnya :

  1. Obat Bebas

Adalah Obat yang dapat digunakan secara bebas tanpa perlu resep dokter

Tanda lingkaran hijau dengan garis tepi hitam

Ex :   – Tablet Paracetamol

– Rivanol

– Bedak salicyl

 

 

RIVANOL

Sebagai obat cuci luka, obat kompres luka ( Obat Luar)

Kemasan :

box ‘ 24 @ botol plastik netto 100ml
box ‘ 25 @ botol plastik netto 1000ml

Negara Asal: Indonesia
Harga: Rp 1500 100 ml , Rp 4000 300ml, Rp 13.000 1000ml
Cara Pembayaran: Tunai
Kemas & Pengiriman: Rivanol 100 ml , 1000ml

 

 

Bedak Salicyl “Gajah”

Bedak Obat Gatal

Komposisi:
Acyd Salicyl 2%
Talc Venetum 98%

Indikasi:
Beak Salicyl “Gajah” sangat manjur untuk menyembuhkan macam-macam penyakit kulit, seperti: gatal-gatal pada kulit, keringat buntet, bisul-bisul, cacar air, gabaken, dll penyakit kulit.

Cara Pemakaian:
Bedak ini ditaburkan dan digosokkan pada bagian kulit yang sakit atau gatal.

Produksi Pabrik Farmasi:
P.T. USFI – Surabaya

Netto: 100 g
POM CD 0303101001

 

B. Obat Bebas Terbatas

adalah Segolongan obat yang dalam jumlah tertentu, penggunaannya

aman, tetapi apabila terlalu banyak akan menimbulkan efek kurang enak.

–           Pemakaian tidak perlu dibawah pengawasan dokter

–           Dikatakan terbatas karena pemberiannya dalam jumlah atau dosis

dibatasi.

– Tanda “ lingkaran biru dengan garis tepi hitam “

 

  1. P  No. 1 : Awas ! Obat Keras. Bacalah aturan, memakainya ditelan
  2. P  No. 2 : Awas ! Obat Keras. Hanya untuk dikumur, jangan ditelan
  3. P  No. 3 : Awas ! Obat Keras. Hanya untuk bagian luar dari badan
  4. P  No. 4 : Awas ! Obat Keras. Hanya untuk dibakar.
  5. P  No. 5 : Awas ! Obat Keras. Tidak boleh ditelan
  6. P  No. 6 : Awas ! Obat Keras. Obat Wasir, jangan ditelan

.

Komposisi

Miconazole nitrate 2%

Farmakologi
Mikonazol memiliki aKivitas antifungi terhadap dermatofit dan ragi,serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap basil dan kokus gram positif.Mikonazol melakukan penetrasi ke dinding sel jamur,merubah membran sel dan mempengaruhi enzim intraselular dan biosintesa ergosterol.
lndikasi
Inteksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi,jamur lainnya seperti :

.

Pityriasis versicolor (panu)

.

Tinea corporis (kurap di leher/badan)

.

Tinea cruris (kurap di selangkangan)

.

Tinea pedis (kutu air di telapakkaki/athlete’s foot)

Karena mempunyai khasiat anti bakteri terhadap bakteri grampositif, maka krim Kalpanax K dapat digunakan untuk mengobati penyakit jamur yang mengalami infeksi sekunder bakteri
Dosis dan pemakaian
Dioleskan pada kulit yang terkena penyakit jamur,2 kali sehari.Gosokkan krim dengan jari sampai krim menyerap ke dalam kulit.Lamanya terapi bervariasi antara 2-6 minggu tergantung dari tempat dan berat ringannya penyakit.Agar penyakitnya tidak kambuh lagi,pengobatan harus dilanjutkan 10 hari setelah semua gejala hilang.
Kontra indikasi
Krim Kalpanax K tidak boleh diberikan pada pasien yang alergi terhadap Mikonazol atau bahan tambahan lainnya dari krim Kalpanax K.

Peringatan dan perhatian

.

Bila terjadi reaksi sensitivitas atau iritasi,obatharusdihentikan

.

Tidak boleh kontak dengan mukosa mata.

.

Penggunaan topikal hanya sejumlah kecil diabsorbsi,namun hati-hati penggunaan pada wanita hamil.

.

Penyakit panu mengakibatkan gangguan pigmentasi kulit.Setelah pengobatan,gangguan pigmentasi belum kembali normal.Untuk pigmentasi normal dianjurkan berjemur di pagi hari.

Efek samping
Biasanya krim Kalpanax K dapat ditoleransi dengan baik.Pada orang yang terlalu sensitif (sangat jarang terjadi) dapat timbul iritasi dan hipersensitivitas kulit.
Overdosis
Kelebihan pemakaian dapat menyebabkan iritasi,yang akan hilang setelah penghentian terapi.Jika sampai tertelan,lakukan pengosongan lambung yang sesuai.
Penyimpanan
Simpan di bawah suhu 30 derajat C.
Kemasan
Tube @ 5 gram Reg.No.DT19711628129A1

PT KALBE FARMA TbK.
Bekasi- Indonesia

 

 

C. Obat Keras

Adalah segolongan obat yang berbahaya, dimana pemakainya harus

dibawah pengawasan dokter

Hanya dapat diperoleh di apotek, puskesmas, balai pengobatan / poliklinik

Tanda lingkaran merak dengan huruf K yang berwarna hitam

 

Ex. :  – Golongan antibiotik

– Golongan Psikotropika

D. Narkotika

Disebut obat daftar “O” artinya opiat

Pengertian Narkotika menurut UU no.22 tahun 1997 adalah

Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis

maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan

kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri

dan dapat menimbulkan ketergantungan.

ex : – Tanaman Papaver somniferum      – Heroin

– Tanaman koka, ganja

 

 

 

Golongan psikotropika

Psikotropika yang mempunyai potensi mengakibatkan sindroma ketergantungan digolongkan menjadi4 golongan, yaitu:

  1. Psikotropika golongan I : yaitu psikotropika yang tidak digunakan untuk tujuan pengobatan dengan potensi ketergantungan yang sangat kuat
  2. Psikotropika golongan II : yaitu psikotropika yang berkhasiat terapi tetapi dapat menimbulkan ketergantungan.
  3. Psikotropika golongan III : yaitu psikotropika dengan efek ketergantungannya sedang dari kelompok hipnotik sedatif.
  4. Psikotropika golongan IV : yaitu psikotropika yang efek ketergantungannya ringan.

CONTOH OBAT GOLONGAN PSIKOTROPIKA

  • Broloamfetamine atau DOB ((±)-4-bromo-2,5-dimethoxy-alpha-methylphenethylamine)
  • Cathinone ((x)-(S)-2-aminopropiophenone)
  • DET (3-[2-(diethylamino)ethyl]indole)
  • DMA ( (±)-2,5-dimethoxy-alpha-methylphenethylamine )
  • DMHP ( 3-(1,2-dimethylheptyl)-7,8,9,10-tetrahydro-6,6,9-trimethyl-6H- dibenzo[b,d]pyran-1-olo )
  • DMT ( 3-[2-(dimethylamino)ethyl]indole)
  • DOET ( (±)-4-ethyl-2,5-dimethoxy-alpha-phenethylamine)
  • Eticyclidine – PCE ( N-ethyl-1-phenylcyclohexylamine )
  • Etrytamine ( 3-(2-aminobutyl)indole )
  • Lysergide – LSD, LSD-25 (9,10-didehydro-N,N-diethyl-6-methylergoline-8beta-carboxamide)
  • MDMA ((±)-N,alpha-dimethyl-3,4-(methylene-dioxy)phenethylamine)

 

5 CONTOH NAMA OBAT GENERIK GOLONGAN NARKOTIKA

 

Hydromorphini hydrochloridum,

opii pulvis,

Morphini hydrochoridum,

pethidini hyrocloridum,

metadon

 

5 CONTOH OBAT OBATAN PATEN SEDIAAN PULVIS

Foeniculi Fructus

Kalli Bromid

Ephedrini HCL

Magnesii Oxydum

Acidum Boricum

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s